Pernak pernik Ramadan

Ini Mekanisme Pemotongan Jam Kerja Bagi PNS

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Fauzi Syam mengaku selama bulan suci Ramadan

Ini Mekanisme Pemotongan Jam Kerja Bagi PNS
Humas Pemkot Jambi
Ilustrasi: PNS 

Laporan Wartawan Tribun Jambi. Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Fauzi Syam mengaku selama bulan suci Ramadan mendatang, Pegawai di Pemerintah Provinsi Jambi mendapatkan pengurangan jam kerja hingga 4.5 jam.

"Di hari biasa, dalam seminggu jam kerja pegawai adalah 37 jam. Sementara di bulan suci Ramadhan ini dikurangi sebanyak 4,5 jam menjadi 32,5 jam dalam satu minggu," katanya.

Ia menjelaskan, untuk pegawai yang bekerja lima hari dalam seminggu, maka jam kerjanya Senin hingga Kamis masuk pukul 7.30 dan pulang pukul 15.00. Disela-sela jam kerja tersebut mereka mendapatkan waktu istirahat sebanyak 30 menit dari pukul 12.00 hingga 12.30.

Kemudian, khusus untuk pegawai yang bekerja enam hari dalam seminggu, jam masuk tetap sama dengan pegawai yang bekerja lima hari dalam seminggu. Hanya saja, jam pulang lebih awal yakni pukul 13.45.

"Kalau hari Jumat keduanya sama. Masuk pukul 7.00 dan pulang pukul 11.30," katanya.

Selama bulan suci Ramadan, setiap Senin pagi tetap dilaksanakan apel seperti biasa. Yang berbeda adalah tidak ada dilaksanakan Senam Kesehatan Jasmani (SKJ).

Kemudian, untuk pegawai yang bekerja di bidang pelayanan kepada masyarakat, jam kerjanya ditentukan oleh instansi masing-masing. Seperti di Rumah Sakit, jam kerja ditetapkan langsung oleh pihak RS karena biasanya mereka menggunakan sistem aplusan.

"Karena mereka ini merupakan pelayanan publik. Jadi berbeda, ditetapkan oleh instansi masing-masing," katanya.

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help