BPJS Kesehatan

Setengah Warga di Provinsi Jambi Sudah Mendaftar BPJS Kesehatan

Kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat khususnya di kawasan pedesaan membuat minimnya

Setengah Warga di Provinsi Jambi Sudah Mendaftar BPJS Kesehatan
KONTAN/MURADI

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat khususnya di kawasan pedesaan membuat minimnya pengetahuan masyarakat mengenai jaminan kesehatan khususnya BPJS. Cukup mencengangkan, sampai saat ini di Provinsi Jambi baru 52 persen masyarakat yang baru terdaftar ke BPJS Kesehatan. Bahkan sejumlah Badan Usaha Miilik Negara (BUMN) di Provinsi Jambi juga baru 32 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Jambi, Andi Ashar mengungkapkan bahwa kendala utama yang membuat masyarakat masih enggan mendaftarkan dirinya ke BPJS kesehatan yakni masih banyaknya perekonomian masyarakat yang rendah khususnya di kawasan pedesaan di tiap Kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

"Kita sudah berupaya melakukan sosialisasi meskipun belum merata, tapi mereka yang ekonominya kebawah kini masih belum mau mendaftarkan dirinya ke BPJS," katanya.

Selain itu, saat ini masyarakat masih berfikir masuk BPJS setelah terkena sakit dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Kebanyakan yang mendaftar perorangan dan sedang sakit. Ini menunjukkan masih banyaknya masyarakat yang sehat namun belum peduli terhadap perlunya jaminan kesehatan. Padahal sudah jelas dalam peraturan presiden (Perpres) yang menyebut setiap pekerja bukan penerima upah harus mendaftarkan keluarganya ke BPJS," katanya.

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help