Travelling

Terpikat Eloknya Batu Granit di Laut Belitung

HAMPARAN biru laut di perairan Belitung memang kerap memanjakan mata dan membuat tak ingin kembali pulang.

Terpikat Eloknya Batu Granit di Laut Belitung
Kompas.com/Wahyu Adytio Prodjo

HAMPARAN biru laut di perairan Belitung memang kerap memanjakan mata dan membuat tak ingin kembali pulang. Batuan-batuan granit terlihat terbujur kaku menghiasi tengah laut maupun di pinggir pantai yang berpasir putih.

KompasTravel yang mengikuti program Dwidayatour Media Trip: Gerhana Matahari Total Belitung, sempat berkeliling-keliling pulau-pulau di perairan Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Sebut saja Pulau Lengkuas, Pulau Batu Garuda, Pulau Kepayang, dan Pulau Pasir yang menjadi primadona pariwisata bahari Belitung, sudah kami sambangi.

Ada satu pulau terakhir yang menjadi penutup sebelum kembali ke titik awal pemberangkatan di Pantai Tanjung Kelayang, yakni Pulau Batu Berlayar.

Pemandu wisata program Dwidayatour Media Trip, Lilik Suryanti menyebut, pulau kecil dan berbatu granit ini hanya bisa dikunjungi saat air laut sedang surut. Biasanya, wisatawan datang ke Pulau Batu Berlayar menjelang sore hari.

"Disebut Batu Berlayar, karena batunya berdiri seperti akan membentangkan layar," kata Lilik.

Dari Pulau Pasir maupun Pulau Kepayang, Pulau Batu Berlayar bisa dicapai dengan waktu sekitar 10 menit. Letak-letak yang berdekatan cukup menguntungkan untuk mengunjungi pulau-pulau secara beruntun.

Dari atas kapal, batu-batuan granit khas Belitung yang menjulang telah tampak dari kejauhan. Wajar saja, ada dua batu di sana yang tingginya mencapai 10 meter.

Saat kami sudah dekat dengan Pulau Batu Berlayar, terlihat beberapa wisatawan yang tengah berfoto di depan batu-batu granit. Wisatawan-wisatawan tersebut terlihat seperti noda atau bintik yang ada di batu.

Di Pulau Berlayar, ketika kapal merapat, air bening di sekitar pulau memungkinkan untuk melihat dasar laut yang tidak terlalu dalam. Sesekali, tampak ikan yang berenang gesit atau ubur-ubur transparan.

Untuk mengelilingi Pulau Batu Berlayar, wisatawan tak perlu waktu yang lama. Tak kurang dari lima menit, Pulau Batu Berlayar bisa dijangkau dan dijelajahi.

Seperti di pulau-pulau lain di perairan Belitung, kegiatan yang dapat dilakukan adalah berfoto. Ada istilah, jika ke Belitung, tak akan habis tempat foto dengan latar belakang batu granit.

Bertolak dari Tanjung Kelayang, dalam sehari perjalanan, wisatawan bisa sekaligus mengunjungi beberapa pulau, seperti Pulau Batu Garuda, Pulau Batu Berlayar, Pulau Pasir, Pulau Lengkuas, dan Pulau Babi atau Pulau Kepayang. Wisatawan bisa menentukan sendiri rute perjalanannya, tetapi biasanya pemandu kapal akan menyarankan untuk mengunjungi pulau yang terdekat terlebih dahulu.

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help