TribunJambi/

Penerimaan CPNS

Pemkab Merangin Pesimis Dapat Persetujuan Rekrutmen CPNS Tahun Ini

Pemkab Merangin berharap lakukan penerimaan CPNS tahun 2016. Namun sepertinya hal itu tinggal harapan.

Pemkab Merangin Pesimis Dapat Persetujuan Rekrutmen CPNS Tahun Ini
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemkab Merangin berharap lakukan penerimaan CPNS tahun 2016. Namun sepertinya hal itu tinggal harapan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sendiri sangat pesimis.

Tipisnya harapan BKD terhambar dari pernyataan Sekretaris BKD Merangin, Heni Asriati. Ia mengatakan segala persiapan sudah dilakukan BKD. Namun terbentur oleh moratorium.

Dikatakan Heni, BKD sudah siapkan persyaratan formasi dan e-formasi. Namun hal itu masih menggantung. Karena menunggu sikap lebih lanjur dan Menpan RB.

Heni mengakui Pemkab Merangin berharap bisa melakukan penerimaan CPNS. Terlebih karena sebelumnya Merangin telah menolak jatah 70 formasi yang diberikan pusat karena berharap dapat jatah formasi lebih banyak.

"Dulu pernah kita dapat formasi hanya 70. Karena tidak sesuai dengan ajuan maka kita tolak dulu dengan harapan di tahun berikutnya kita bisa lebih banyak. Tapi kenyataan lain sekarang,’’ ujarnya, Senin (1/2).

Ia katakan, moratorium disebabkan keterbatasan APBN. Pasalnya anggaran pegawai sudah menelan anggaran lebih dari 50% total APBN maupun APBD. Saat ini total PNS sudah diatas 4,5 juta orang.

Pun demikian dengan tenaga honorer Kategori Dua (K2). Heni mengatakan belum ada sinyal terang untuk diangkat menjadi CPNS, karena sampai saat ini belum ada payung hukumnya.

Senada juga dikatakan Kepala BKD, Haswar. Ia mengatakan sangat kecil kemungkinan rekrutmen CPNS. Karena moratorium sudah jadi sikap pemerintahan Jokowi-JK.

Direkrut Merangin Care Institute (MCI) Hasan Mabruri menanggapi isu rekrutmen CPNS ini. Ia mengatakan sebaiknya Pemkab Merangin berhitung lebih sebelum melakukan rekrutmen CPNS.

"Hitung ketat lagi. Postur APBD Merangin tidak sehat. Belanja pegawai sangai besar. Belum lagi begitu banyak tenaga honorer yang bikin PNS di kantor-kantor banyak ongkang-ongkang kaki," ujarnya.

Penulis: muhlisin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help