TribunJambi/

Kesehatan

Kok Darah Menstruasi Sedikit? Mungkin Ini Penyebabnya

Tapi, produksi hormon pada tiroid bisa saja mengalami gangguan sehingga berdampak pada menstruasi Anda.

Kok Darah Menstruasi Sedikit? Mungkin Ini Penyebabnya
net

TRIBUNJAMBI.COM - Ini satu diantara "permasalahan" perempuan. Siklus menstruasi pada tiap wanita mungkin tidak selalu sama. Sebagian wanita mungkin pernah mengalami menstruasi dengan volume darah sedikit dan waktu yang singkat.

Dalam ilmu medis, menstruasi sedikit ini disebut hypomenorrhea. Menstruasi sedikit bisa disebabkan oleh faktor turun-temurun, faktor usia, gaya hidup, ketidakseimbangan hormon, adanya kehamilan atau masalah pada kehamilan, dan kondisi kesehatan.

Berikut beberapa penyebab menstruasi sedikit beserta penjelasannya sepeti dikutip dari alodokter.com:
1. Genetik
Jika Anda mengalami menstruasi sedikit, coba tanyakan kepada ibu atau saudara perempuan Anda apakah mereka juga mengalaminya.
Karena kemungkinan hypomenorrhea disebabkan oleh faktor keturunan.

2. Faktor usia
Menstruasi sedikit normal terjadi pada kalangan yang baru saja mengalami pubertas, dan pada kalangan yang sebentar lagi menginjak usia menopause.

Dua kalangan ini dapat mengalami hypomenorrhea karena pada usia tersebut waktu terjadinya proses ovulasi belum atau tidak teratur dan perkembangan lapisan endometrial (dinding dalam rahim) mengalami gangguan.

3. Gaya hidup
Stres, penurunan atau kenaikan berat badan yang drastis, serta olahraga berlebihan bisa membuat hormon tidak seimbang dan menyebabkan menstruasi Anda tidak seperti biasanya.

4. Penggunaan alat kontrasepsi
Jika Anda memakai alat kontrasepsi, khususnya pil KB, Anda mungkin mengalami menstruasi dengan volume darah sedikit dan waktu yang lebih singkat.

Kondisi itu umum terjadi, terutama jika Anda baru pertama kali mengonsumsi pil KB.

5.Seputar kehamilan
Jika Anda dan pasangan sedang menjalani program memiliki anak, Anda bisa senang karena kemungkinan perdarahan sedikit ini bisa jadi tanda kehamilan.

Segera tes kehamilan memakai test pack atau kunjungi dokter.

Namun, kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahaya pada ibu hamil.

Keluar darah dalam jumlah sedikit saat hamil merupakan tanda awal keguguran.

6. Gangguan tiroid
Kelenjar tiroid dapat menghasilkan hormon yang dapat menjaga metabolisme tubuh.

Tapi, produksi hormon pada tiroid bisa saja mengalami gangguan sehingga berdampak pada menstruasi Anda.

Jika Anda menderita hipertiroid (peningkatan kadar hormon tiroid di dalam darah), bisa jadi Anda akan mengalami darah menstruasi yang sedikit.

Penderita hipotiroid (kadar hormon tiroid di dalam darah yang menurun juga dapat mengalami menstruasi yang tidak teratur ini.

7. Sindrom ovarium polikistik
Kondisi ini terjadi ketika ovarium ditumbuhi oleh kista-kista dalam ukuran sangat kecil.

Penderita PCOS dapat mengalami menstruasi sedikit karena proses ovulasi mengalami gangguan.

8. Asherman’s syndrome
Kondisi ini dapat membuat dinding bagian dalam rahim (endometrium) meradang, sehingga mengurangi volume rongga rahim.

Selain menstruasi sedikit, gangguan ginekologis ini dapat ditandai pula dengan munculnya gejala kram dan nyeri perut.

Berikut Cara Untuk Mengatasinya

Menstruasi sedikit yang disebabkan oleh pubertas, menopause, dan kehamilan, tidak memerlukan pengobatan khusus.

Namun Anda disarankan untuk bertindak jika mengalami hypomenorrhea akibat hal lain.

Sesuaikan pengobatan dengan penyebabnya.
Jika gaya hidup yang menjadi penyebabnya, disarankan untuk mengubah pola hidup Anda seperti menghindari stres, olahraga secara wajar, dan atur asupan makan dengan bijak.
Menstruasi sedikit akibat pil KB bisa diatasi dengan mengganti ke jenis alat kontrasepsi lainnya.

Konsultasikan ke dokter alat kontrasepsi apa yang cocok dengan Anda beserta efek sampingnya.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan seperti PCOS, gangguan tiroid, serta Asherman’s syndrome, Anda bisa mengonsultasikannya ke dokter guna mendapat penanganan yang tepat. (*)

Editor: deddy
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help