Di Desa Ini, Pendudunya Sudah Tujuh Turunan tak Bicara

Kata kolok, dikenal sebagai "pembicaraan orang tuli"

Di Desa Ini, Pendudunya Sudah Tujuh Turunan tak Bicara
Tribunnews
Penduduk Desa Bengkala

Di Desa Bengkala, para penduduknya sudah terbiasa dengan gaya hidup orang tuli. Seluruh desa, orang berbicara menggunakan tangan mereka.

PARA turis asing yang mengunjungiB ali biasanya cenderung menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan warga lokal, sebab tidak sedikit penduduk setempat yang menguasai bahasa Inggris.

Bahkan terkadang beberapa turis asing telah menguasai bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional di Indonesia.

Karena penduduk di Bali biasanya menggunakan dua bahasa tersebut untuk berbicara dengan turis atau wisawatan. Akan tetapi, bila anda tiba di sebuah desa yang berada di hutan Utara Bali , ada bahasa yang lebih sulit dipahami.

Secara geografis, ini disebut bahasa, orang asing dan penduduk bali menyebutnya "Kata Kolok", bahasa yang tidak pernah diucapkan.

Kata kolok, dikenal sebagai "pembicaraan orang tuli," sebuah bahasa yang sangat unik, bahasa isyarat pedesaan, berbeda dengan bahasa isyarat internasional atau Indonesia. Bahasa aneh ini sudah menjadi bahasa utama yang digunakan warga di di Desa Bengkala yang berada di hutan utara BaliBengkala secara turun temurun.

Mulai dari
Kolok
Halaman
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help