Dari Rawa Disulap Jadi Sentra Budidaya Nanas Terbesar di Jambi

Untuk mengenang Muhammad Said, warga di sana kemudian mengabadikan namanya pada jalan sepanjang desa.

Dari Rawa Disulap Jadi Sentra Budidaya Nanas Terbesar di Jambi
ist
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy N

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mustafal Bakri 69 tahun, Warga parit 5 merupakan salah seorang tua tengganai yang cukup mengetahui sejarah berdirinya Desa Tangkit Baru. Beberapa waktu lalu tribun berkesempatan berbincang dengannya.

Bakri sapaannya, kepada Tribun mengatakan kalau kebanyakan penduduk desa Tangkit Baru adalah pendatang dari Kabupaten Tanjab Timur.

"Kami di sini sebenarnya transmigrasi yang tidak direncanankan. Bukan dari program pemerintah. Jatuhnya transmigrasi spontan," katanya kemudian tertawa mencairkan suasana.

Ia menceritakan, di tahun 1968 lalu sekitar 100 KK mencoba mencari peruntungan dengan membuka perkampungan di sana. Adalah Muhammad Said (alm) yang menjadi inspirator mendirikan perkampungan.

"Sempat bingung juga, sudah dapat izin dari pemerintah waktu itu masih (kabupaten) Batanghari saya masih ingat bupatinya Almarhum Raden Suhur," katanya.

Setelah mendapat izin, ratusan warga transmigrasi dadakan ini sempat bingung, lataran lokasi yang direncanakan akan dijadikan perkampungan adalah rawa dengan kondisi air yang cukup dalam.

"Kalau masyarakat asli di sini bilang ini danau airnya dak pernah kering walaupun kemarau. Waduh sempat bingung karena dulu ada juga yang mau buka kampung di sini tapi mundur karna lokasinya danau. Kita berfikir ini pasti ada muaranya, waktu itu yang jadi komandonya Muhammad Said almarhum," kenang Mustafal Bakri.

Karena malu jika harus mundur, setelah sempat rembuk dan akhirnya sekitar 100 orang lebih yang datang pun kompak untuk membuat sungai buatan agar air di area rawa gambut itu bisa mengalir.

"Dari tahun 1968 sampai 1973 setiap hari kita nyangkul sama nebang. Istirahatnya kalau cuma makan sama kalau malam. Ini tidak pake alat berat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help