• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Jambi

Insiden Keributan Saat Bahas Hambalang di Stasiun TV Swasta Versi Ruhut

Jumat, 6 Desember 2013 10:13 WIB
Insiden Keributan Saat Bahas Hambalang di Stasiun TV Swasta Versi Ruhut
TRIBUNNEWS.COM/HASANUDIN ACO

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Diskusi berbuntut pelaporan ke pihak kepolisian melibatkan Pengamat Politik UI Boni Hargens dan Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Boni melaporkan Ruhut ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penghinaan serta diskriminasi.

Insiden itu bermula saat acara diskusi dihelat dan membahas mengenai kasus korupsi Hambalang dan Bu Pur.

"Ruhut marah dan lost control, Ruhut bilang lumpur Lapindo warnanya hitam, Boni Hargens kan hitam, jadi orang hitam harus dilawan,"ujar Boni.

Akan tetapi, kata Ruhut justru Boni yang memulai duluan adanya  penghinaan. Boni sebut Ruhut orang yang tidak cerdas.

"Awalnya dia(Boni Hargens) yang bilang saya tidak cerdas,"ujar Ruhut saat dikonfirmasi Tribunnews, Kamis(5/12/2013).

Atas ulahnya kata Ruhut, Boni memang harus segera diberi pelajaran.

"Orang ini memang harus diberi pelajaran," ujarnya.

Pengamat Politik Universitas Indonesia, Boni Hargens sebelumnya berencana akan melaporkan politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul ke Polda Metro Jaya terkait ucapan penghinaan dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta, Kamis(5/12/2013) sore.

Menurut Boni, insiden penghinaan kepada dirinya terjadi saat acara diskusi membahas mengenai kasus korupsi Hambalang dan Bu Pur. Saat itu Boni kebagian untuk menjelaskan perkara tersebut.

Akan tetapi, kata Boni, Ruhut Sitompul tiba-tiba emosi dan kehilangan kontrol saat dirinya dimintai tanggapan soal kasus Hambalang dan Bu Pur. Ruhut menyebut Boni adalah orang kulit hitam yang harus dilawan.

 
Editor: fifi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas