• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Jambi
Home » Ekbis » Market

Emas Batangan di Toko Laris

Sabtu, 20 Juli 2013 10:40 WIB
Emas Batangan di Toko Laris
| Shutterstock
Ilustrasi : Emas batangan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -  Berinvestasi dengan membeli emas tidak hanya dilakukan investor di pegadaian maupun di perbankan. Tetapi dari pantauan Tribun, Jumat (19/7), toko emas di Kota Jambi juga menawarkan emas batangan atau lantakan.
Pengakuan pemilik toko emas, masyarakat paling gemar berinvestasi emas batangan 5 gram dan 10 gram.
Seperti di toko Emas Sumatera yang terletak di Jalan Dr Wahidin, Pasar, Kota Jambi. Dikatakan Andar Rahmat pegawai toko, minat dan transaksi penjualan mengalami peningkatan dalam bulan ini.
Dia menyebutkan transaksi penjualan emas batangan Antam berkisar 100 gram per bulan, sedangkan emas lantakan berkisar 200 gram yang terjual per bulan.
"Memang ada tren kenaikan bulan ini, per bulan kita emas batangan Antam sampai 100 gran dan lantakan 200 gram yang laku," katanya.
Di toko emas Sumatera menyediakan emas batangan dan emas lantakan dari 5 gram, 10 gram sampai yang 1 kilogram.
"Mereka kan beli secara tunai, jadi yang 5 dan 10 gram lebih banyak dan terjangkau harganya. Stok emas yang 10 gram dan 5 gram kadang lebih cepat habis," ujarnya.
Untuk harga emas saat ini per gramnya emas Antam di kisaran Rp 490 ribu dan emas lantakan Rp 440 ribu. "Kalau kita lihat beberapa minggu ini transaksi emas 5 dan 10 gram lumayan tinggi," tambahnya.
Andar mengatakan antara emas batangan antam dengan emas batangan biasa memiliki perbedaan harga berkisar Rp 30 ribu lebih mahal emas batangan Antam.
Begitupun untuk pembelian emas batangan (logam mulia Antam) diberikan sertifikat secara langsung dari Antam. Sedangkan emas batangan biasa (lantakan) sertifikat diberikan dari surat toko/sertifikat toko.
Selain itu di Toko Emas Gunung Sari, Jalan Veteran, Kota Jambi juga menyediakan emas batangan Antam dari 5 gram, 10 gram, 50 gram, 100 gram, dan 150 gram.
Di sini, emas 5 dan 10 gram juga menjadi incaran investor. Bahkan dari stok emas batangan yang 5 gram dan 10 gram sudah ludes dijual. "Beberapa minggu ini ramai banyak yang beli. Stok kita emas yang 5 dan 10 gram saja sudah habis. Sekarang kita ada yang 100 gram, 150 gram," ujar pria yang disapa Koko saat ditemui Tribun.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas