TribunJambi/

Pilwako Jambi

Simpatik Kaji Bukti

Pasangan calon wali kota Jambi Sum Indra-Maulana (Simpatik) masih mengumpulkan bukti untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Simpatik Kaji Bukti
TRIBUNJAMBI
Fasha dan Sum Indra 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasangan calon wali kota Jambi Sum Indra-Maulana (Simpatik) masih mengumpulkan bukti untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi(MK) terkait hasil Pilwako Jambi yang dimenangkan oleh pasangan Fasha Abdullah Sani.
Calon wakil wali kota Jambi yang mendampingi Sum Indra, Maulana mengatakan, pihaknya belum memastikan akan melakukan gugatan ke MK atau tidak. Menurutnya hal ini masih dalam kajian tim. "Kita masih mengumpulkan bukti yang berkekuatan hukum," ujar Maulana pada Tribun, Senin (8/7).
Selain itu Maulana juga mengatakan pihaknya akan mengumumkan pada publik, terkait putusan pada MK pada hari Rabu (10/7) sore. Dari sana akan dilihat apa gugatan yang akan dilakukan timnya pada MK.
Tim sukses Sum Indra-Maulana Edi Syam mengatakan, pihaknya masih wait and see untuk memastikan gugatan ke MK. Dirinya juga belum bisa memastikan tentang gugatan ke MK. "Wait and see saja, nanti akan diberi tahu," kata Edi.
Selain itu Tribun juga menghubungi Ketua DPW PAN Jambi Hazrin Nurdin. Namun Hazrin Nurdin enggan berkomentar terkait pilwako ini. Menurutnya semuanya itu sudah dilakukan oleh tim yang ada. "Saya kurang tahu itu," katanya.
Ditanyakan soal gugatan ke MK dia juga menyatakan belum mendapat kabar dari tim Simpatik. Hazrin mengatakan saat ini dirinya di Jakarta karena sedang ada urusan lain.
Seperti yang diberitakan sebelumnya saksi Simpatik menolak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi pleno KPUD Kota Jambi.
Menurut saksi Simpatik, Sartono, pihaknya menemukan bukti di Kelurahan Ekajaya di TPS 40 ada warga pendatang dari Muarojambi yang ikut mencoblos.
Ketua KPUD Kota Jambi Ratna Dewi menyatakan, pihaknya telah mengutus perwakilan untuk telah menanti gugatan di MK hingga Rabu, (10/7). Jika sampai hari yang ditentukan tidak ada maka pihaknya akan memproses dan melaporkan pada DPRD Kota Jambi.
"Laporan ke MK adalah hak bagi calon yang melakukan gugatan terhadap MK," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, cawako yang meraih suara terbanyak Fasha pernah menyatakan kesiapannya jika hasil pilwako digugat ke MK.

Penulis: andika
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help