TribunJambi/

Pilwako Jambi

Bambang-Fasha Asyik Ngobrol

Walikota Jambi terpilih Syarif Fasha terlihat asyik ngobrol dengan Bambang Priyanto,

Bambang-Fasha Asyik Ngobrol
TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI
Abdullah Sani mencium tangan Wali Kota Jambi Bambang Priyanto

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Walikota Jambi terpilih Syarif Fasha terlihat asyik ngobrol dengan Bambang Priyanto, Walikota Jambi usai rapat pleno penetapan Walikota dan Wakil Walikota hasil Pilwako 2013 di Ruang Pola Kantor Walikota, Sabtu (6/7). Keduanya juga terlihat saling berpelukan, bahkan Fasha sempat mencium tangan Bambang.
"Karena memang proses pelantikkan cukup lama, tanggal 4 November mungkin sambil berjalan kami magang dululah, belajar dengan Pak Bambang," ujar Syarif Fasha saat ditanya topik obrolannya dengan Bambang usai pleno, kemarin. Selain dengan Bambang, Fasha-Sani juga sempat ngobrol dengan Effendi Hatta.
Sebelumnya KPU Kota Jambi menetapkan pasangan Fasha-Sani sebagai walikota dan wakil walikota Jambi terpilih dalam pleno yang dihadiri Bambang dan Effendi serta pendukung dan simpastisan Fasha. Namun tidak terlihat pasangan Sum Indra-Maulan. Setelah terlibat obrolan dengan keduanya, Fasha-Sani langsung menuju ruang walikota.
Dengan berjalan kaki, dari ruang pola keduanya ke ruang walikota. Setibanya di teras depan ruang walikota, keduanya bersujud syukur. Terdengar pekik takbir dari simpatisan dan pendukung yang mengiringinya. Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPK) Fasha-Sani meraup suara terbanyak, yakni sebanyak 88.394 suara sekaligus mengungguli tiga kontestan lainnya.
Fasha unggul di dua kecamatan, yakni Jambi Timur dan Jambi Selatan. Sedangkan enam kecamatan lainnya, dimenangi dua kontestan lainnya, masing-masing Sum Indra-Maulana di empat kecamatan, dan Fendi-Nawi menang di dua kecamatan. Disinggung tantangan tugas ke depannya, dia menyatakan tidak mungkin mengerjakan program kerjanya sendiri.
Perlu dukungan SKPD dan warga, termasuk media massa. Dia juga berjanji membenahi kondisi seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan reformasi birokrasi. Dia bakal fokus mengerjakannya sesuai dengan programnya, tapi pelaksanaannya nanti setelah dirinya resmi dilantik menjadi walikota. Terkait program reformasi birokrasi, Fasha berjanji tidak pilih kasih dan mendasarkan pada pertimbangan kinerja.
Dia juga berusaha meyakinkan, dirinya dan Sani tidak memiliki dendam politik. Dia berjanji semua pejabat diletakkan sesuai dengan profesionalisme dan tidak mengenal istilah titipan.
Dia menegaskan janji reformasinya dimulai dari jenjang kelurahan. Khusus pendidikan, dia menyatakan akan memperhatikan birokrasi seuai dengan peruntukkan.
Termasuk dengan memungsikan Bapperjakat dalam pengangkatan pejabat. Sedangkan pengangkatan kepala sekolah dia menjamin tidak ada pengangkatan bersifat transaksional.
Disinggung kemungkinan adanya gugatan ke MK, Fasha meyakini pada dasarnya semua kontestan bisa menerima hasil Pilwako.
Namun dia tetap siap menghadapi gugatan, jika memang ada, meski dia mengaku tidak memiliki persiapan khusus menghadapinya. "Insyaallah tidak ada gugatan. Kalaupun ada gugatan, kami harus siap," ucapnya. Dia juga meyakini putusan KPU telah sesuai dengan ketentuan dan koridor yang berlaku.
Ramai tamu
Ketua KP Kota Jambi Ratna Dewi mengatakan jadwal pelantikkan walikota terpilih dilaksanakan pada 4 November mendatang. "Jadwal pelantikan akan dilakukan 4 November mendatang," ujar Ratna. Terpisah, kediaman kondisinya sepi. Hanya satpam dan sejumlah mobil pribadi terparkir di garasi.
Namun keramaian justru terlihat di kantornya di kawasan Telanaipura. Terlihat tetamu, termasuk kerabat dan handai taulan datang memberikan selamat dan menyempatkan diri berfoto bersama. Halaman kantornya hingga ke belakang penuh dengan kendaraan bermotor. Warga juga terlihat hilir mudik ke lokasi. Fasha terlihat berbincang dengan kerabat dan simpatisan. Dia tak segan menyapa tetamu yang hadir. (arn)

Penulis: andika
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help