Selasa, 23 Desember 2014
Tribun Jambi

PHRI Jambi Prihatin

Jumat, 21 Juni 2013 10:24 WIB

PHRI Jambi Prihatin
TRIBUNJAMBI/ALDINO
Ilustrasi
TRIBUNJAMBI.COM - Keberadaan makanan yang menggunakan campuran boraks atau pijer atau bleng, mengundang keprihatinan tersendiri dari ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Arkani.
Dikatakannya, seharusnya pengusaha makanan tidak hanya memikirkan keuntungan sendiri. "Penggunaan bahan kimia serupa pengawet dan pewarna yang tidak diperuntukkan pada campuran makanan. Bisa berefek negatif," katanya kepada Tribun.
Efek negatif itu, ucapnya, memang tidak langsung terlihat. Namun dengan pemakaian jangka panjang, baru akan terlihat. "Jika sudah ditemui bahan kimia berbahaya yang dijual bebas, harusnya dari pihak ataupun dinas terkait segera melakukan pengawasan terhadap peredarannya," lanjutnya.

Pengawasan tersebut hendaknya dilakukan secara intensif dan berkala. "Biasanya dilakukan sidak hanya menjelang Lebaran saja. Seharusnya dilakukan rutin untuk mengantisipasi peredaran makanan ataupun bahan kimia berbahaya," ujarnya.
Penulis: muzakkir
Editor: fifi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas