• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Jambi
Home » Jambi » Bungo

Rusak Pohon, Hudori Cs Divonis 4 Bulan

Jumat, 7 Juni 2013 21:43 WIB
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlsin
 
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Lima warga Dusun Rantau Pandan divonis bersalah oleh majelis hakim PN Muara Bungo, Jumat (7/6). Kelimanya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pengrusakan barang milik orang lain.
 
Namun tak pasti rona wajah puluhan orang keluarga mereka yang hadir di sidang tersebut. Dua sisi yang berbeda muncul bersamaan terkait vonis empat bulan dan tujuh hari penjara tersebut.
 
Di satu sisi, gembira karena sebentar lagi lima terpidana itu segera bebas dan kembali ke tengah keluarganya. Sementara sisi lain, mereka mengaku tetap tak puas, karena lima batang pohon yang didakwakan dirusak itu berada di tanah yang masih disengketakan.
 
“Gajah bertarung lawan gajah, pelanduk yang mati terinjak. Lah setengah tahun anak kami kehilangan ayahnya, karena permainan orang-orang besar,” ujar istri seorang terdakwa yang menolak namanya dituliskan, Jumat (7/6).
 
Kelima terpidana adalah Hudori, Rojito, Zohiri, Yusmizar, dan Alek. Mereka dilaporkan ke polisi atas tuduhan melakukan pengrusakan beberapa batang pohon di atas tanah milik PT KBPC.
 
Padahal sejatinya tanah itu masih dalam status sengketa. Karena selain klaim PT KBPC, seorang pengusaha Apeng dengan bendera PT ISE juga mengklaim tanah tersebut miliknya.
 
Atas laporan tersebut, kelimanya ditahan sejak hari kedua Januari 2013 lalu. Selama proses, yakni ketika masih ditangani penyidik Polres Bungo, mereka sempat ditangguhkan penahanannya selama 35 hari.
 
“Dengan vonis empat bulan tujuh hari, berarti sisa tujuh hari lagi,” ujar Musison, kuasa hukum mereka.
 
Majelis hakim, dalam amar putusannya menyebutkan dakwaan JPU terbukti. Menurut majelis, mereka yang disidang dalam dua sidang terpisah, sama-sama terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pengrusakan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum.
 
JPU, sebelumnya menuntut mereka dengan hukuman tujuh bulan penjara. Atas vonis empat bulan tujuh hari tersebut, baik JPU maupun terdakwa sama-sama menyatakan piker-pikir. (*)
Penulis: muhlisin
Editor: suang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
261772 articles 5 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas