Rabu, 10 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Enam Siswa Mendadak Lulus

TRIBUNJAMBI.COM - Enam siswa SMA di Kota Jambi yang awalnya diduga tidak lulus oleh dinas pendidikan, mendadak berubah menjadi

Tayang:
Penulis: rida | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -  Enam siswa SMA di Kota Jambi yang awalnya diduga tidak lulus oleh dinas pendidikan, mendadak berubah menjadi lulus. Enam siswa tersebut berasal dari SMAN 9 Kota Jambi lima orang, dan SMAN 10 satu orang.
Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Rifai, enam siswa tersebut memang meragukan, sebab Nomor Induk Siswa (NIS) siswa tersebut dinyatakan ganda.
"Mereka tetap lulus, tetapi agak sedikit meragukan, sebab NIS-nya ganda. Jadi setelah dicek benar-benar, maka itu ada kesalahan teknis dari sekolah," kata Rifai, Jumat (24/5).
Dia mengatakan, sebelum melakukan pengumuman, panitia dan pihak sekolah benar-benar meneliti dengan betul NIS tersebut.
"Dari pusat mereka lulus semua, tetapi pas kami cek, NIS dan namanya double, jadi untuk mengklarifikasi itu, sampai pukul 00.00 WIB lewat kami memeriksa," katanya.
Untuk angka kelulusan UN tahun 2013 ini, tingkat SMA sederajat mengalami peningkatan, yang sebelumnya tidak mencapai 95 persen, dan saat ini mencapai 99,95 persen angka kelulusannya. Dan ini menunjukkan bahwa UN tahun ini adalah sukses.
"Dulu banyak siswa kita yang dari sekolah negeri yang tidak lulus, dan tahun ini sekolah negeri lulus semua, kecuali SMKN yang tidak lulus satu orang," sebutnya.
Dia menyatakan, dari 10.090 orang siswa yang terdiri dari 31 SMK, 41 SMA, 18 MA dan 1 SMA SLB, dinyatakan hanya lima orang yang tidak lulus, berarti bila dipersentasekan maka 99,95 persen yang lulus.
Saat ditanya siapa saja yang lima orang tersebut, dirinya enggan menjawabnya, menurutnya itu adalah rahasia pribadi, namun dirinya hanya bisa menyebutkan lima nama sekolahnya saja.
"SMA Pertiwi, SMA 9 Lurah dan SMA 2 Mei, sementara untuk SMK yaitu SMKN 4 dan SMK Satria Jambi," jelasnya.
Melihat dari banyaknya paket pada satu ruangan, kata Rifai, sebenarnya sulit untuk dipercaya dengan hasil lulus 99,95 persen itu. Sebab masing-masing siswa dengan jawaban berbeda pula, dan ini juga berkat kegigihan tenaga pengajar dan doa masyarakat semuanya.
"Memang tidak seperti harapan kita yaitu 100 persen lulus, setidaknya pada tahun ini angka kelulusannya lebih meningkat dibandingkan tahun lalu," ucapnya.
Dibandingkan dari tahun lalu, Dinas Pendidikan Kota Jambi mendapatkan peringkat ke delapan angka kelulusan di Provinsi Jambi, namun di tahun ini meningkat menjadi peringkat ketiga setelah Muaro Jambi dan Kerinci.
Dengan demikian, dirinya juga optimistis bahwa tahun depan, Kota Jambi berhasil memperoleh peringkat pertama di Provinsi Jambi.
Rifai menambahkan, bagi siswa yang tidak lulus tahun ini, dirinya berharap anak tersebut tidak frustasi, dan diimbau untuk keluarga dekatnya agar lebih memperhatikan anak tersebut.
"Jangan merasa berkecil hati, mungkin ini adalah cobaan untuk kita. Dan keluarga juga harus bersabar dan harus menenangkan anaknya," sebutnya.
Rifai menjelaskan, jika anak yang dinyatakan tidak lulus tersebut masih berkesempatan untuk lulus, namun tidak dijalur nasional, tetapi melalui paket C.
"Paket C di Bulan Oktober, jadi itu bisa diikuti oleh yang tidak lulus saat ini. Tetapi kalau untuk UN-nya, terpaksa ngulang di tahun depannya lagi," katanya.

Secara keseluruhan tingkat kelulusan SMA/MA di Provinsi Jambi pada 2013 ini adalah 98,49 persen. Ini menurun dibandingkan kelulusan tahun lalu yang mencapai 99,52 persen.
Terperinci jumlah siswa SMA/MA yang tidak lulus tahun ini adalah 1,50 persen atau sebanyak 407 siswa dari 27.070 peserta. Meningkat dari tahun lalu yang hanya 0,48 persen atau 121 siswa dari 25.319 peserta.
Sebaliknya tingkat kelulusan SMK justru naik dari tahun lalu yang hanya 99,48 persen menjadi 99,91 persen atau jumlah yang tidak lulus 47 orang (0,52%) tahun lalu menjadi hanya 9 orang (0.09%) tahun ini.
Abdul Mukti Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tidak bisa dihubungi untuk meminta konfirmasi terhadap penurunan kelulusan SMA/MA ini.
Nomor handphone yang biasa dihubungi Tribun, Jumat (24/5) pukul 12.00 tidak aktif. Stafnya yang memberikan data tidak bisa memberikan komentar selain data.
Sebelumnya Abdul Mukti mengaku gembira dengan hasil UN tahun ini meskipun semula sistem Ujian Nasional (UN) tahun 2013 ini diakuinya sempat membuatnya cemas.
"Mulanya saya cemas dengan pola 20 paket tersebut tapi alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan. Walaupun ada kendala teknis yang terjadi tapi itu bukan hanya di Provinsi Jambi. Itu dari pusat dan bisa teratasi," ujarnya. Diamankan polisi
Pengumuman kelulusan kemarin, mendapatkan pengamanan ketat dari petugas kepolisian.
Di beberapa ruas jalan, terlihat polisi yang mengamankan, diantaranya ruas jalan di Jembatan Makalam kawasan Pasar, Kantor Gubernur Telanaipura, Tugu Monas Kotabaru, dan Taman Rimba Jambi Selatan.
"Kami menyiapkan 189 personil untuk mengamankan jalan serta setiap sekolah kami siagakan tiga personil, sebagai antisipasi keributan," kata Kabag Humas Polresta Jambi, AKP Ahmad Isnaeni, Jumat (24/5).
Namun lanjutnya, tidak menutup kemungkinan ruas jalan yang lain juga akan dilakukan pengamanan. "Ruas jalan yang dijadikan rute konvoi, juga akan kami amankan," ujarnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved