Senin, 22 Desember 2014
Tribun Jambi

Kades Selingkuh Digerebek Warga

Selasa, 2 April 2013 19:46 WIB



TRIBUNJAMBI.COM, SITUBONDO -- Perilaku oknum Kepala Desa (Kades) Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Jawa Timur berinisial YW (38) ini benar-benar keterlaluan. Betapa tidak, YW tepergok warganya berselingkuh dengan istri perangkat desanya sendiri, VA (22).

Informasi yang dihimpun Kompas.com, perselingkuhan YW dan VA ini diketahui warga saat keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor dinas Selasa (2/4/2013) dini hari tadi. Warga Desa Bayeman yang menyanggong, langsung mengejar pasangan selingkuh ini dengan mobil. YW sempat berusaha kabur, namun motornya terjatuh di pertigaan Jalan Desa/Kecamatan Arjasa.

Begitu terjatuh, YW langsung kabur meninggalkan VA dan sepeda motor dinasnya di lokasi kejadian. Suami VA, WP (24) yang ikut mengejar, segera membawa istrinya ke Puskesmas Arjasa karena mengalami sejumlah luka. Sementara sepeda motor dinas oknum Kades itu diserahkan warga ke kantor kepolisian setempat.

"Untuk sementara kami mengamankan sepeda motor dinas ini di Mapolsek. Selain itu, sebenarnya warga Bayeman itu sudah lama mengendus perselingkuhan keduanya, namun baru kali ini kepergok sedang berduaan," kata Kapolsek Arjasa, AKP Didik Rudianto, Selasa (2/4/2013).

Seusai menangkap Kades bersama selingkuhannya, puluhan warga langsung mendatangi kantor Camat Arjasa. Mereka menuntut agar Kades YW dicopot dari jabatannya. Sebab, konon bukan hanya sekali ini YW ketahuan warga bermain perempuan. Sebelumnya, disebut-sebut YW sempat menjalin hubungan gelap dengan wanita di luar desanya.

"Sudah seringkali YW berselingkuh dengan istri orang lain. Karena itulah, saya tidak mau lagi dipimpin Kades yang sering merusak rumah tangga orang lain," terang Suyitno.

Menurutnya, ia dan warga lain sengaja merancang penggerebekan terhadap keduanya, namun selalu gagal. Puncaknya terjadi Senin (1/4/2013) sore, saat warga melihat oknum kades YW membonceng VA ke arah timur menuju Kecamatan Arjasa menggunakan motor dinas. Warga pun curiga keduanya sengaja mencari tempat aman untuk meluapkan asmara terlarangnya.

"YW sering lolos dari penggerebekan warga, sehingga begitu ada kabar YW keluar, puluhan warga langsung menyanggong di Jalur Pantura Situbondo," beber Suyitno.

Sementara itu, Camat Arjasa Masyhari menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti tuntutan warganya itu ke instansi berwenang di Pemkab Situbondo, seperti BKD dan Inspektorat.

"Kami akan menindaklanjuti tututan warga. Sebab, pencopotan jabatan Kades itu merupakan kewenangan Bupati. Makanya  saya segera menindaklanjuti tuntutan warga Desa Bayeman itu," katanya.(Ahmad Faisol)
Editor: deddy
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas