Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

PNPM

Sebaiknya Program PNPM Ditiadakan Saja

TRIBUNJAMBI.COM – Kades Baru Semerah, Emi Elya, mengatakan, program PNPM di Sitinjau Laut sebaiknya ditiadakan

Penulis: edijanuar | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Kades Baru Semerah, Emi Elya, mengatakan, program PNPM di Sitinjau Laut sebaiknya ditiadakan saja, karena tidak berpihak kepada masyarakat miskin. Soalnya hanya menguntungkan kalangan tertentu saja.
 
 "Katanya PNPM adalah program untuk memberantas kemiskinan, namun orang miskin kok tidak diperhatikan. Kalau dari tahun ke tahun seperti ini saja, untuk apa ada PNPM di Sitinjau Laut," ujar Emi.
 
 Hal ini cukup mengejutkan, mengingat desa-desa lainnya di Sitinjau Laut, yang perekonomiannya lebih bagus dan masyarakatnya sudah mapan. Semuanya sudah mendapatkan bantuan fisik dari program tersebut.
 
 Ia mengatakan, warga di desanya mayoritas adalah petani, yang berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bisa mengambangkan diri. "Satu orangpun tidak ada penduduk kami yang PNS. Sementara desa lain yang mendapatkan PNPM banyak orang kaya," katanya. 
 
 Ke depan ia berharap ada kebijakan dari pemerintah, agar desanya yang masih memerlukan pembinaan tidak lagi ketinggalan. 

 Kepala Desa Bunga Tanjung, Sukaimi menambahkan, diskriminasi yang dialami lima desa sebenarnya tidak hanya 2013 saja. Tapi sejak digulirkannya program PNPM di Sitinjau Laut, kekuasaan daerah-daerah tertentu sudah terlihat.
 
 ”Desa-desa di Hiang sudah banyak yang mendapatkan sampai empat kali kegiatan fisik. Sementara kami di lima desa, ada yang belum sama sekali mendapatkan kegiatan fisik. Selama kami masih bergabung dengan Sitinjau Laut, kami selalu kalah dalam segala hal," ujarnya. 
 
 Ia berharap ada perhatian dari PNPM Provinsi Jambi, untuk mencari solusi terkait persoalan ini. Apalagi Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus sudah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat karena prestasinya dibidang PNPM.
 
 "Pelaksana PNPM di Provinsi Jambi seolahtutup mata dengan persoalan yang terjadi di daerah. Pada 2012 lalu hal yang sama juga sempat mencuat, namun tahun ini kembali terjadi," kata Sekjen Apdesi Kerinci ini. 
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved