TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Data mencengangkan tentang jumlah wanita di bawah umur alias anak baru gede (ABG) yang melakukan hubungan seksual di Jambi terkuak. Dari berbagai survei oleh beberapa lembaga di Jambi mengindikasikan remaja yang melakukan seks bebas semakin marak.
Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SIKOK Jambi, Sumi mengatakan, pihaknya telah melakukan pantauan, survei hingga inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa sekolah di Kota Jambi mengenai seks bebas di kalangan remaja, data yang diterima pun naik signifikan.
Pada 2012 sudah lebih dari 10 kasus kehamilan yang tidak diinginkan, kasus seksual di luar nikah mencapai 30 kasus, kasus ini terus meningkat signifikan dan banyak kasus yang melaporkan terjadinya aborsi di bawah umur.
"Sebenarnya banyak kasus yang tidak terlaporkan, sementara kami hanya menerima laporan atau temuan saja," ujar Sumi.
Pihaknya pernah melakukan sidak ke 10 SMA dan SMP di Kota Jambi dengan melakukan tes keputihan bagi siswi. Dalam tes yang diikuti 80 siswi 10 di antaranya positif mengalami keputihan dan empat di antaranya mengalami penyakit kelamin menular. "Dari kesimpulan itu ada 10 persen wanita di bawah umur terindikasi tidak perawan," ujarnya.