A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Wakil Wali Kota Sungaipenuh Ikut Padamkan Api - Tribun Jambi
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 22 Juli 2014
Tribun Jambi

Wakil Wali Kota Sungaipenuh Ikut Padamkan Api

Rabu, 2 Januari 2013 09:32 WIB
Wakil Wali Kota Sungaipenuh Ikut Padamkan Api
TRIBUNJAMBI/EDI JANUAR
Enam rumah terbakar di Sungaipenuh di awal 2013, Selasa (1/1)
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Dari ratusan warga yang ikut membantu memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Gedang, Sungaipenuh, satu diantaranya adalah Wakil Wali Kota Sungaipenuh, Ardinal Salim.
 
 Orang nomor dua di Kota Sungaipenuh tersebut, tidak canggung berdesakan dengan warga lainnya, yang juga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. 
 
 Selain Ardinal Salim, Kadis Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Pemadam Kebakaran, Yuskal yang juga bersama Kepala Satpol-PP Sungaipenuh, Maliksah membantu memadamkan api.
 
 Saat berusaha memadamkan api, Ardinal Salim, Yuskal dan Maliksah terlihat basah kuyup, sama seperti warga lainnya. Walau saat melakukan pemadaman Ardinal sempat dipayungi agar tidak basah, namun ia tidak peduli dan rela badannya basah. 
 
 Usai membantu memadamkan api, Ardinal langsung berbincang dengan warga dan mendengar keluh kesah warga yang menjadi korban kebakaran. Bahkan saat ia pergi meninggalkan lokasi kebakaran, Ardinal langsung menyalami warga. 
 
 Ardinal saat dimintai komentarnya terkait kebakaran tersebut, mengaku dirinya sangat prihatin atas musibah yang menimpa enam keluarga di Desa Gedang tersebut. Pasalnya, jumlah kerugian yang dialami korban tidak sedikit. 

 Apalagi api yang menghanguskan rumah warga menyebabkan korban kehilangan tempat tinggal, dan sejumlah barang berupa harta benda yang tersimpan di rumah.
 
 "Meskipun rumah terbuat dari beton dan dindingnya tidak terbakar, tapi kebakaran ini cukup memprihatinkan. Kalau saja rumah tersebut tidak terbuat dari beton, pasti akan ludes semuanya dan tidak ada yang tersisa," katanya. 


Penulis: edijanuar
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas