TribunJambi/

Pemudik Natal Mulai Padati Terminal Barajo

TRIBUNJAMBI.COM - Arus penumpang mudik Natal dan Tahun Baru 2013 di Terminal Alam Barajo mulai meningkat.

Pemudik Natal Mulai Padati Terminal Barajo
tribun jambi/dok
Kondisi Terminal Alam Barajo, Kota Jambi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Arus penumpang mudik Natal dan Tahun Baru 2013 di Terminal Alam Barajo mulai meningkat. Sejumlah perusahaan otobus mulai menambah armada angkutan mengantisipasi lonjakan penumpang. Apalagi banyak juga penumpang yang sekalian pergi berlibur akhir tahun.

 Informasi yang terhimpun, kepadatan arus penumpang sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Namun paling banyak sejak kemarin, Sabtu (22/12). "Beberapa hari lalu sudah ramai, tapi paling banyak, terlihat hari ini," ungkap Adi, petugas Dishub Kota Jambi, kemarin. Senada Yuli, karyawan PO Tempalo. 

 Dia mengatakan, terjadi peningkatan penumpang selama liburan Natal. "Malahan sekarang kami sudah menambah dua armada," jelasnya. Dia mengungkapkan, meskipun terjadi peningkatan penumpang, namun belum terjadi kenaikan ongkos. Kondisinya masih normal. Semisal ke tujuan Padang, per orang masih dipatok Rp 80 ribu. 

 "Biasanya kami hanya empat mobil. Sekarang sudah menjadi enam mobil. Ongkos masih tetap sama dengan hari biasa," jelas Yuli. Dia memperkirakan jumlah pemudik Natal tahun ini tidak beda dengan tahun lalu. Secara jumlah, arus mudik Lebaran lebih banyak. "Kalau libur Lebaran lebih banyak lagi," sebutnya. 

 Tidak hanya tujuan ke lintas barat, menurut Angga karyawan PO Rapi, penumpang bus tujuan lintas timur juga meningkat. Angga menjelaskan, pada hari biasa pihaknya menyediakan empat armada, namun khusus Natal dan Tahun Baru 2013, pihaknya menambah dua armada. Sedangkan ongkos tetap. 

 "Ada peningkatan lah. Tapi tidak begitu signifikan," ungkap Angga seraya menambahkan, sebagian besar penumpang pergi tujuan ke Medan. "Sepertinya mereka hendak merayakan Natal di kampung halaman," ujar Angga. 

Penulis: muzakkir
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help