Mau Lihat "Penampakan" Hantu di Trona

TRIBUNJAMBI.COM – Cari sensasi berbeda di akhir pekan ini. Ini tawaran untuk melihat "penampakan" hantu.

Mau Lihat
TRIBUNJAMBI/KURNIA PRASTOWO ADI
Wahana Rumah Hanti di pelatran parkir Trona

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Cari sensasi berbeda di akhir pekan ini. Ini tawaran untuk melihat "penampakan" hantu. Coba saja uji nyali Anda dengan masuk wahana rumah hantu di pelataran parkir JPM Trona. Berani? Siap-siap saja menikmati teriakan histeris Anda atau pengunjung rumah hantu yang lain.

"Ini benar-benar wahana uji nyali," ujar seorang pengunjung saat keluar dari rumah hantu, Kamis (20/12).

Eka Prayoga, penanggung jawab wahana ini bilang ini merupakan kali pertama wahana mereka hadir di Jambi.  "Kita menghibur masyarakat menyambut liburan sekolah dan tahun baru," katanya sembari memberikan karcis ke pengunjung, Kamis siang.

Rumah hantu ini sudah menyebar “ketakutan” sejak 14 Desember lalu. Anda yang belum berkesempatan mencoba, masih ada waktu hingga 4 Januari 2013. Wahana ini memberi kesempatan mulai pukul 10.00-22.00.

Pengakuan Eka sambutan masyarakat Jambi terhadap wahana yang didatangkan dari Palembang ini cukup bagus, terutama di sore hari. Dengan tarif masuk Rp 10 ribu per orang, sehari terjual sekitar 300 tiket.

Menariknya, pengunjung berkesempatan mendapat hadiah. "Tiket ada nomor seri, nanti kita ada hadiah satu unit sepeda motor Viar," katanya.

Pengamatan Tribun, wahana ini memang ramai dikunjungi. Mulai dari para remaja, hingga orang dewasa pensaran merasakan sensasi seram yang ditawarkan.

Kondisi di dalam rumah hantu sengaja dibuat lembab, gelap. Untuk menyusurinya disediakan lorong layaknya labirin. Begitu masuk aroma bunga melati dan aroma lainnya langsung menyambut Anda untuk menyatu dalam kegelapan.

Suasana seram kian menjadi lantaran ada efek suara tawa sebagaimana tawa kuntilanak di film-film horror. Berjarak sekitar 5 meter, disetiap pos telah ditempatkan jenis hantu yang menggelikan. Di dalam tata cahaya juga diatur, di antaranya dengan cahaya warna hijau dan biru.

Beragam karekter hantu yang populer di Indonesia, kuntilanak, suster ngesot, pocong, gunderowo sampai habtu tanpa kepala bakal Anda temui.

Intan, seorang siswa SD yang ditemani ibunya dan dua orang temannya awalnya tampak ragu ketika ingin mencoba rumah hantu. Tetapi rasa penasaran membuat takutnya hilang. Sesuai aturan, karena masih anak-anak, ia ditemani seorang pemandu atau petugas saat masuk hingga keluar dari rumah hantu itu.

Apa kata Intan? "Hantunya jalan, tapi tidak ganggu saat kita lewat," ujarnya. (hdp)

Penulis: hendri dede
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help