A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Empat Kecamatan di Sarolangun Terendam - Tribun Jambi
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Jambi

Empat Kecamatan di Sarolangun Terendam

Rabu, 19 Desember 2012 09:34 WIB
Empat Kecamatan di Sarolangun Terendam
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
Kondisi air sungai di Kabupaten Sarolangun yang mulai naik, Senin (10/12)
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heru Pitra

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Empat kecamatan di Kabupaten Sarolangun dua hari terakhir terendam banjir. Sejauh ini pemerintah setempat belum bisa mendata secara rinci kerugian materi yang dialami.
 
 Informasi yang didapat di lapangan, banjir yang menghantam empat kecamatan itu, membuat warga merugi hingga milaran rupiah. Selain ratusan rumah yang terendam, lahan sawah dan ternak warga juga ikut terseret banjir.
  
 Kepala Kesbangpolinmas Sarolangun, Rosfian mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum memiliki data kongkrit terkait dengan kerugian warga akibat banjir. Berapa rumah dan kerugian yang dialami belum sampai ke kantor Kesbangpolinmas.
  
 "Datanya belum sampai ke kita. Kalau kecamatan yang terkena banjir ada empat kecamatan," katanya dikonfirmasi via telepon kepada Tribun, Selasa (18/12).
  
 Empat kecamatan yang terkena banjir yakni, Kecamatan Pauh, Mandi Angin, Limun dan Kecamatan Cermin Nan Gedang. Ketinggian air hingga satu meter merendam ratusan rumah warga.
 
 Menurutnya, belum adanya data tersebut disebabkan banyaknya para camat yang daerahnya terkena banjir belum menyampaikan data ke Kesbangpolinmas.
  
 "Hingga saat ini para camat belum memberikan data kepada kami. Padahal data tersebut sangat dibutuhkan agar kita bisa menghitung kerugian akibat musibah banjir," ujarnya. 
 
 Rosfian mengaku, pihaknya terus mendesak agar para camat bisa kooperatif dalam memberikan informasi, dan data terkait dengan banjir yang datang setiap tahunnya.
  
 Hingga kemarin, katanya, dibeberapa tempat sudah mulai surut. Namun ada juga wilayah yang masih meluap airnya. Untuk itu sebutnya, masyarakat diminta untuk waspada.
 
 

Penulis: heru
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
139602 articles 5 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas