A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Bupati Murasman Lepas 6.000 Ikan Semah - Tribun Jambi
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribun Jambi

Bupati Murasman Lepas 6.000 Ikan Semah

Selasa, 11 Desember 2012 21:17 WIB
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Untuk melestarikan ikan endemik kerinci yakni ikan semah, Senin (10/12) kemarin, Bupati Kerinci, Murasman melepaskan 6.000 bibit ikan semah, di lubuk larangan, Kecamatan Batang Merangin.
 
 Penaburan benih ikan khas dari kerinci tersebut, dilakukan sekitar pukul 10.00. Dipilihnya lubuk larangan sebagai tempat budidaya, agar ikan tersebut bisa berkembang dengan baik, tanpa adanya gangguan dari tangan warga yang jahil.
 
 "Ikan semah ini selain rasanya yang sangat enak, juga merupakan ikan khas Kerinci yang keberadaannya sudah langka. Untuk itu ikan endemik ini harus selalu kita budidayakan, agar tidak punah dikemudian hari," katanya, Senin (10/12). 
 
 Ikan semah ini, kata Murasman, mempunyai daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Kerinci. "Ikan ini hanya ada di Kerinci saja, dan tidak ada di daerah lain," sebutnya. 
 
 Katanya, harga ikan semah di pasaran juga sangat mahal. Satu kilonya bisa mencapai ratusan ribu. Jika ini dikelola dan dibudidayakan dengan baik, bisa meningkatkan perekonomian warga. 
 
 Sebelumnya, Dr ir Endhay kusnendar, KetuaTim Ahli Puslitbang DKP RI, mengatakan, pembiakan ikan semah dan batok memang sudah harus dilakukan di Kerinci. Karena ikan ini hanya ada di Kerinci. Untuk itu pusat sangat memprioritaskan pengembangannya di Kerinci.
 
 Pengambangan budidaya ikan semah ini, katanya, sebaiknya dilakukan di kolam air deras. Karena ikan ini hidup di air air tawar yang mengalir seperti di sungai dan danau. 
 
 Roni, nelayan di Desa Pulau tengah, Kecamatan Keliling Danau, mengaku saat ini cukup sulit masyarakat mendapatkan dan menemukan ikan asli Kerinci di pasaran. Kondisi ini dirasakan masyarakat Kerinci lima tahun terakhir. 
 
 "Pengembangan Danau Kerinci menjadi tempat budidaya ikan air tawar, seakan memberikan harapan baru bagi nelayan. Kami berharap bantuan dari pemerintah, jumlah ikan bisa terus bertambah. Sehingga penghasilan juga meningkat," pungkasnya.

Penulis: edijanuar
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas