• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Jambi

KSBI: UMP Jambi 2013 di Bawah KHL

Kamis, 15 November 2012 19:35 WIB
*Harrish Pertimbangan Bukan Cuma KHL

Laporan Wartawan Duanto A Sudrajat 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perubahan usulan upah minimum provinsi (UMP) Jambi 2013 dari DPRD Kota Jambi dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), lebih dari Rp 1,3 juta, tampaknya tidak akan berpengaruh pada kesepakatan yang dibuat. 

DPRD Kota Jambi mengusulkan upah minimum menjadi Rp 1,5 juta. Sedangkan SBSI mengatakan besaran usulan UMP 2013 yang telah disepakati masih di bawah kebutuhan hidup layak (KHL), yaitu Rp 1,321 juta. Seharusnya perubahan upah besarannya diatas kebutuhaan hidup layak.

Namun Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Harris AB, mengatakan KHL bukanlah satu-satu pertimbangan menentukan upah. Harus melihat tingkat inflasi, juga pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, semisal penurunan harga komoditi karet yang berimbas cukup besar dalam perekonomian.

"Penentu UMP, KHL kan bukan satu-satunya instrumen penentu. Harus dilihat faktor-faktor lain juga," ujar Harris AB, Kamis (15/11) siang.

Persentase kenaikan tahun 2013, disebutkan dia sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Kenaikan adalah 13,78 persen, dari Rp 1.143.500 menjadi Rp 1,3 juta. Sedangkan tahun sebelumnya 11,11 persen, dari Rp 1,028 juta menjadi Rp 1.143.500. "Kalau ada yang masih kurang, seharusnya dikatakan lewat perwakilan serikat di rapat dewan pengupahan kemarin. Tidak semua usulah buruh bisa di sepakati," katanya.

Besaran yang telah disepakati Apindo dan serikat buruh di Dewan Pengupahan Provinsi Jambi, telah disampaikan ke kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (*)

Penulis: duanto
Editor: nani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas