Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Bos Google Pun Joget Gangnam Style

CHAIRMAN Google, Eric Schmidt, selama sepekan ini berkeliling Asia

Editor: Deddy Rachmawan

CHAIRMAN Google, Eric Schmidt, selama sepekan ini berkeliling Asia untuk meluncurkan tablet Google Nexus 7 di Jepang dan Korea Selatan. Saat berada di Korea Selatan, Schmidt menyempatkan diri berjoget khas Gangnam Style.
Penyanyi rap Psy, yang memopulerkan lagu Gangnam Style, mendatangi kantor Google di Korea Selatan untuk bertemu dengan Schmidt, Kamis (27/9). Di sela pertemuan, Schmidt meminta Psy untuk mengajarinya tari Gangnam Style.
Dengan posisi kedua tangan bertumpuk sejajar dada, bos Google ini lompat-lompat seperti sedang menunggang kuda. Aksi Schmidt ini disambut sorakan dan tepuk tangan dari orang-orang yang berada di ruang pertemuan.
Dalam kesempatan itu, Schmidt juga sempat mengomentari demam K-pop yang tengah melanda dunia. "Melalui K-pop, kita melihat sebuah industri dengan kualitas musik yang tinggi, tapi tidak tersedia di luar Jepang dan Korea. YouTube membuatnya menjadi mainstream dan global," ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa ke depan akan muncul banyak bakat baru yang sebelumnya belum dikenal publik. "Saya rasa, di sini titik fokusnya bukanlah tentang YouTube atau Google. Faktanya, banyak bakat di seluruh dunia yang sebelumnya tak bisa ditemukan, tapi sekarang diketahui publik secara luas," ujarnya.
Lagu Gangnam Style menjadi salah satu video terpopuler di YouTube saat ini. Jumlah "like" yang diterima Gangnam Style mencapai lebih dari 2,6 juta. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan pemegang rekor sebelumnya, Party Rock Anthem dari LMFAO, yang berhasil mengumpulkan sekitar 1,5 juta "like".
Di balik irama catchy dan gaya kocak Gangnam Style, Psy menyampaikan kritik sosial atas gaya hidup penduduk di distrik Gangnam, sebagai daerah paling mentereng di ibu kota Korea Selatan, Seoul. Daerah yang sering disebut sebagai "Beverly Hills" Korea itu jalanannya penuh dengan berbagai toko barang-barang bermerek terkenal serta bar dan restoran bergaya trendi.
Sebagaimana ditulis Time, Psy menyindir gaya hidup mewah orang-orang di Gangnam dengan berubah menjadi sosok yang berusaha hidup glamor melalui cara- cara konyol.
Video ini dibuka dengan adegan Psy berjemur di pantai sambil bermimpi dikipasi oleh gadis cantik, tetapi sebenarnya yang memegang kipas adalah seorang anak kecil. Lalu dia berenang di pemandian umum dan berdansa bukan di klub eksklusif, melainkan bus yang penuh dengan turis.
Di tengah masyarakat Gangnam yang terobsesi dengan uang, status, dan konsumerisme, Gangnam Style mengesankan bahwa hal-hal terbaik dalam hidup sebenarnya bisa diperoleh dengan gratis, atau paling tidak cukup dengan cara yang murah.
Psy sendiri terlahir di sebuah keluarga kaya di daerah dekat Gangnam. Pria 34 tahun yang telah memiliki dua anak ini sempat mengenyam pendidikan di Boston University dan Berklee College of Music di Amerika Serikat. Nama aslinya adalah Park Jae-sang.
Lagu Gangnam Style menduduki peringkat pertama di iTunes dan dilihat oleh 270 juta pengunjung di YouTube. Psy pun berjanji akan menampilkan lagu hitnya Gangnam Style dengan bertelanjang dada jika lagu itu menempati peringkat pertama.
"Jika lagu ini menduduki peringkat satu di tangga lagu Billboard, saya akan membawakan Gangnam Style bertelanjang dada di tempat semua orang bisa melihat," kata Psy dalam konferensi pers sepulang dari Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.
Tentang citra gayanya, Psy, seperti dikutip Reuters, mengatakan, "Sejujurnya, saya lebih suka menjadi 'kelas dua'. Saya dilahirkan di 'kelas B'."
Menurut dia, lagu hit yang dirilis pada pertengahan Juli itu dibuat untuk bersenang- senang. Tujuannya mengajak orang "bersenang-senang dengan musik."
Kendati dia tidak jadi mengambil alih bisnis keluarga, ketenarannya baru-baru ini ikut membantu perkembangan usaha keluarganya. Psy berencana untuk merilis rekaman baru di Amerika Serikat pada November. (kompas.com/berbagai sumber)
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved