Pelaku Curanmor Sempat Panggil Massa
KUALATUNGKAL - Rian Saputra sempat berteriak saat akan ditangkap polisi.
Penulis: Hendri Dunan | Editor: esotribun
TRIBUNJAMBI.COMKUALATUNGKAL - Rian Saputra sempat berteriak saat akan ditangkap polisi.
Ia berusaha memanggil massa demi menghindari penangkapan. Begitupun anggota keluarganya, juga melakukan perlawanan.
Usaha itu tak menyelamatkan pria asal asal Desa Tebat Agung, Kecamatan Rembang Dangku, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan ini dari sergapan polisi gabungan, dari tim patrol multi sasaran (PMS) Polsek Tungkal Ilir dan Polsek Rembang Dangku.
Penangkapan tersebut berawal dari laporan Fahruludin ke Mapolsek Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. pria asal RT 4, Lorong Kesaktia, Kecamatan Bram Itam ini mengaku telah kehilangan sepeda motor pada Jumat (11/5).
Saat itu, motor jenis mio soul berplat BH 4522 GS tersebut sedang diparkir di kediamannya. Oleh pelaku, sepeda motor berhasil dibawa kabur hingga ke kampung halamannya, meski saat itu stang sepeda motor sedang terkunci
Kapolsek Tungkal Ilir, AKP Eko santoso membenarkan penangkapan Rian. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan guna mencari tahu, siapa pelaku curanmor tersebut
"Kita lacak pelaku dan kita cocokkan, ternyata pelaku lari ke kampung halamannya. Kita berkoordinasi dengan Polsek Rembang Dangku untuk penangkapan," jelasnya, Rabu (15/5).
Beruntung, sepeda motor belum sempat dijual. Kata Kapolsek, usai mengambil sepeda motor, pelaku langsung membawa sepeda motor ke Desa Tebat Agung sendirian. Kuat dugaan, pelaku merupakan pemain lama.
"Barang bukti dan pelaku sudah kita amankan. Kita masih lakukan pemeriksaan. Pelaku memang hanya sendiri beraksi," ujarnya. (*)