A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Geliat Klub Bahasa Inggris di Unja - Tribun Jambi
Sabtu, 22 November 2014
Tribun Jambi

Geliat Klub Bahasa Inggris di Unja

Minggu, 22 April 2012 10:35 WIB

Geliat Klub Bahasa Inggris di Unja
TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI


INGIN cari kerja yang bergaji gede dan berposisi menarik sudah pasti mensyaratkan penguasaan bahasa Inggris. Modal jago soal bahasa Inggris pun juga bisa mendatangkan kesempatan‑ kesempatan menarik, dari mulai tawaran menerjemahkan buku, menjadi penerjemah orang asing, liaison officer event, serta tentu saja aneka beasiswa ke mancanegara. 

Menguasai bahasa Inggris memang kian jadi satu tuntutan pada zaman ini. Karena itu, tak mengherankan jika orang selalu giat untuk memelajarinya. Selain kuliah dan kursus di bidang bahasa Inggris, bergabung dalam klub bahasa Inggris rupanya tergolong satu cara mujarb memfasihkan bahasa Inggris. 

English Learners Holllic Club  dan Economic Conversation Club merupakan contoh dua klub bahasa Inggris yang aktif di lingkungan mahasiswa Universitas Jambi (Unja). 

Klub yang disingkat Ellicc merupakan klub bahasa Inggris yang bisa dibilang ada di tingkat lintas fakultas di Unja. Klub ini sendiri merupakan juga bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Riset dan Penalaran EXIST di Unja. Demikian keterangan Koordinator Ellicc, Irna Christina, kepada Tribun beberapa waktu lalu. 

Irna sendiri menyebut Ellicc sebagai sebuah speaking club. Ujarnya, di dalam komunitas ini, para anggotanya dibiasakan untuk lebih terbiasa pula percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris. Itu antara lain diberi jalan dengan kegiatan pertemuan rutin dua kali dalam sepekan di pendopo depan Gedung BAPSI Kampus Mendalo. Hari pertemuan rutin mereka itu adalah setiap  Kamis dari pukul 14.00 sampai dengan 15.30 dan Jumat dari pukul 10.00 sampai jelang tengah hari.

"Di situ, kami bisa cerita kegiatan sehari‑hari. Pokoknya membiasakan untuk percaya diri, nggak perlu takut salah grammar dan lain‑lain," kata Irna. Jumlah pegiat klub bahasa Inggris ini tak kurang dari 20 orang. Kebanyakan anggota memang berlatar belakang program studi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 

Selain dari Irna, Tribun mendapat cerita juga tentang Ellicc dari Nindya Soraya Dharma (18). Gadis yang biasa disapa dengan panggilan Nindy ini bergabung ke Ellicc dalam dua semester terakhir, tak seberapa lama setelah ia masuk  menjadi mahasiswi Unja. 

Menurut Nindy, bergabung dalam klub ini meningkatkan skill berbahasa Inggrisnya secara signifikan. Dalam lomba Unja English Debating Championship sepekan lalu, Nindy berhasil masuk babak grand final, kemudian juga menjadi juara ketika berpasangan dengan Richa Reyhana. Karena itu, ia pun akan mewakili Unja maju ke lomba debat bahasa Inggris tingkat regional Sumatera Barat, Jambi, Riau, serta Kepulauan Riau di Padang pada medio Mei nanti.

"Faedahnya gabung di Ellic banyak. Tidak cuma soal jadi lebih pede berbahasa Inggris. Di sini, Nindy juga jadi kenal kakak‑kakak senior, banyak dapat info lomba dan beasiswa," kata alumnus SMA Negeri 1 Jambi dan SMP Negeri 7 Jambi tersebut. (yoseph kelik)
Penulis: kelik
Editor: deddy

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas