A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Balai akan Lelang Bendung Batang Asai Rp 106 Miliar - Tribun Jambi
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Tribun Jambi

Balai akan Lelang Bendung Batang Asai Rp 106 Miliar

Senin, 12 Maret 2012 22:28 WIB

Laporan wartawan Tribun Jambi Ridwan Junaidi
TRIBUNJAMBI.COM -Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI saat ini sedang memeroses izin multiyears pembangunan bendung Batang Asai antara Direktorat Sumber Daya Air (SDA) dengan Kementerian Pekerjaan Umum.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI, H Bambang Hidayah yang dihubungi Tribun, Senin (12/3) di kantornya menjelaskan, progres lainnya dari rencana pembangunan megaproyek irigasi Batang Asai akan dilakukan pengukuran lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun (Tim Sembilan) April mendatang.

"Setelah pengukuran lahan, pada Mei akan dilaksanakan proses pelelangan untuk memulai pembangunan bendungan sebesar Rp 106 miliar. Pelelangan ini dengan sistem prakualifikasi (dua tahapan)," ungkapnya sembari menambahkan lokasi pembangunan bendung di Desa Telok Tigo, Kecamatan Cermin Nan Gedang.

Dikatakan Bambang Hidayah, pembangunan irigasi Batang Asai multiyears (tahun jamak) dengan sasaran untuk mendukung target nasional surplus beras 10 juta pada 2015. Disamping juga mendukung program Jambi Emas 2015, meningkatkan produksi tanaman pangan. "Khusus untuk Kabupaten Sarolangun sendiri mewujudkan program swasembada pangan," imbuhnya.

Menurut Bambang, irigasi Batang Asai diharapkan mampu mengairi sawah seluas 6.210 hektare, dan bisa dilakukan pemanenan sebanyak dua kali setahun dengan hasil 5-6 ton per hektare.

Data yang ada menyebutkan, luas total areal persawahan di Kabupaten Sarolangun seluas 5.913 hektare dengan produksi padi relatif masih rendah yakni baru 3,5 ton per hektare. Apabila daerah irigasi (DI) Batang Asai selesai maka diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan di Sarolangun khususnya dan Provinsi Jambi khususnya.

Selama ini sawah di Kabupaten Sarolangun dikenal sawah tadah hujan, artinya mengandalkan turun hujan, sehingga tidak produktif hanya panen setahun sekali dengan produksi sekitar  3,5 ton per hektare.

"Dengan adanya daerah irigasi (DI) Batang Asai yang bisa mengairi sawah seluas 6.210 ha maka bisa meningkatkan intensitas tanam dengan IP (Intensitas Produksi) 250 atau setahun dua kali panen," ucap Bambang Hidayah.

Catatan Tribun, megaproyek DI Batang Asai ini sudah dilaksanakan penandatanganan MoU (memorandum of understanding) 22 Agustus lalu, antara Dirjen SDA dengan Gubernur Hasan Basri Agus, Ketua DPRD Provinsi, Bupati Sarolangun dan Ketua DPRD Sarolangun. Total anggaran adalah Rp 310 miliar selama tiga tahun (multiyears), dan Rp 66 miliar di antaranya untuk pembebasan lahan masyarakat.

Penulis: ridwan
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
64181 articles 5 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas