Opini

Tawaran Bunga Rendah di Tahun Naga

GELOMBANG ekonomi global sampai saat ini masih dalam kondisi kurang baik.

Tawaran Bunga Rendah di Tahun Naga
kurnia prastowo adi/tribun jambi
Suasana Kota Jambi.

Oleh: HM Taufik Yasak * 

GELOMBANG ekonomi global sampai saat ini masih dalam kondisi kurang baik, gempuran kabar yang kurang menyenangkan silih berganti. Tanda-tanda pemulihan krisis utang di kawasan eropa dan ancaman krisis Amerika Serikat membuat investor melakukan kajian ulang atas penanaman modalnya.
Kondisi itu sebenarnya tentu saja merupakan peluang bagi RI menarik negara-negara emerging market untuk menempatkan modalnya.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2012 dinilai masih cukup menjanjikan, namun pemerintah perlu mewaspadai dan mengantisipasi tekanan inflasi akibat tingginya pertumbuhan ekonomi.
Dengan optimisme di atas tersebut tentunya membawa dampak keseluruhan ke setiap daerah di wilayah Indonesia tercinta ini. Pemerintah daerah harus ikut mencermati dan juga merespon perkembangan yang terjadi di zona global dewasa ini, mesin pertumbuhan ekonomi menjadi tanggung jawab pemda.
Pertumbuhan ekonomi nasional pada dasarnya terbentuk dari proses akumulasi pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu kalau pada tahun 2012 nanti ekonomi nasional diharapkan tumbuh 6,7%, maka pertubuhan ekonomi daerah dapat tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
Provinsi Jambi yang dikenal dengan semboyan Sepucuk Jambi Sembilan Lurah  mempunyai wilayah yang cukup luas yaitu +/‑ 53.000 km2 dengan jumlah penduduk baru mencapai +/‑ 4 jutaan yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa seperti migas, mining/pertambangan batubara, karet, sawit, perikanan dan lain2, seharusnya merupakan Provinsi yang masyarakatnya sudah harus sejahtera dan kaya.
Provinsi Jambi mirip lagu berjudul kolam susu yang liriknya antara lain "tongkat kayu dilempar jadi tanaman". Sungguh ini merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa bagi kita semua terutama masyarakat Jambi.
Berdasarkan data resmi antara lain dari statistik ekonomi keuangan daerah Provinsi Jambi oleh Bank Indonesia Jambi per akhir Triwulan III/September 2011 bahwa Provinsi Jambi mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik, ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi tahun 2010 sebesar 7,31% naik dari tahun sebelumnya yaitu 2009 sejumlah 6,39% dan ini di atas pertumbuhan nasional rata-rata sebesar 6,5%.
Posisi simpanan masyarakat atau uang masyarakat yang dihimpun oleh perbankan Jambi (baik dana giro, tabungan dan deposito) pada akhir 2007 sebesar Rp 9,212 triliun meningkat dari tahun ke tahun yang  pada posisi akhir bulan Agustus tahun 2011 adalah sebesar Rp 15,001 triliun atau diperkirakan naik rata2 per tahun antara 11,2%‑ 12%.
Total asset bank dari sebesar Rp 11,223 triliun menjadi sebesar Rp. 20,222 triliun pada akhir agustus 2011 yang lalu atau naik rata2 sebesar 12,6% setiap tahun.
Laju inflasi tahunan pada bulan september 2011 mencapai 5,31% (y‑o‑y).untuk PDRB menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku adalah sebesar Rp.53,8 triliun akhir 2010 dibanding dengan akhir tahun 2007 sebesar Rp 32,07 triliun.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Provinsi Jambi tentunya juga mengalami peningkatan, dan khususnya untuk pemerintahan Provinsi Jambi  mencapai Rp 2 triliun .
Dari data tersebut di atas tentunya kita semua gembira, namun kondisi di lapangan masih terdapat ketidakmerataan di masyarakat, tingkat pengangguran yang masih banyak, sektor ekonomi mikro/ritel masih banyak yang belum tersentuh, perbankan di Jambi rata-rata menyalurkan kredit konsumsi (di luar kredit corparat/besar dan group), terutama di Kota Jambi jumlah bank yang sudah semakin banyak, namun belum atau tidak menyebar di daerah kabupaten di Provinsi Jambi, terutama di daerah kecamatan-kecamatan.
Di Kota Jambi saja keberadaan bank sudah mencapai 30 buah lebih kantor sedangkan jumlah penduduk Kota Jambi +/‑ 400 ribuan jiwa dan angkatan produktif sekitar 250 ribu jiwa.
APBD baik bersumber dari daerah sendiri mapun pusat seyogyanya sudah harus pro rakyat, karena kondisi di lapangan saat ini masih ada infrastruktur yang belum menunjang penuh, jalan masih banyak yang rusak dan malah masih ada yang belum tersentuh aspal.
Untuk itu pemerintah harus lebih transparan memberikan informasi kepada masyarakat, tidak hanya di depan sidang paripurna DPRD saja, namun juga diinformasikan kepada media cetak dan elektronik sehingga masyarakat tahu kemana arah APBD tersebut sehingga dapat membawa dampak positif bagi kalangan dunia usaha khususnya.
Dari kondisi sumber daya alam (natural resources) yang dimiliki Provinsi Jambi serta berdasarkan data perkembangan tersebut di atas kita yakin peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai asal semua komponen masyarakat dan stakeholder khusunya peran eksekutif, legislatif betul-betul tidak sebatas eforia semata.
Program Jambi Emas harus terwujud nyata karena kesempatan terhadap Invesment grade merupakan peluang yang perlu dijemput mulai tahun depan ini yang tentunya menyiapkan segala asesories yang lebih profesional, akuntabel berbasis manejemen risiko dan berjiwa enterpreniurship.
Agar percepatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat terealisasi terutama pada era persaingan global ini adalah perlu menjaga dan meningkatkan image positif akan menpengaruhi investor untuk datang dan melakukan investasi. (*)

*Ketua Umum LSM Serum/Mantan Direktur Bank Jambi

Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved