Pernikahan Ibas dan Aliya
LSM Bendera: Cipanas Mirip Medan Perang
TRIBUNJAMBI.COM - Jumlah pengamanan di Cipanas melibatkan 2 kodam, yaitu Kodam Jaya dan Siliwangi
Editor:
Rahimin

TRIBUNNEWS.COM
Lalu lintas di sekitar istana Cipanas jelang pernikahan Ibas dan Aliya, Kamis (24/11/2011)
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Jumlah pengamanan di Cipanas melibatkan 2 kodam, yaitu Kodam Jaya dan Siliwangi dengan personil tentara yang dilibatkan sekitar 2 Batalyon. Sementara jumlah personil Polisi didatangkan dari 3 kabupaten terdekat yaitu Bogor, Cianjur dan Sukabumi.
"Sekitar 2 SSK Brimob berada tepat di halaman Istana Cipanas, diperkirakan total seluruh personil pengamanan berikut dengan Paspampres, protokoler kepresidenan dan kementerian bisa mencapai 2.000 orang yang kesemuanya bersenjata lengkap laras panjang atau pendek berikut kendaraan Barakuda," begitu rilis yang dikirimkan LSM Bendera kepada Tribunnews.com, Kamis (24/11/2011).
Juru bicara Bendera, Mustar Bona Ventura menjelaskan, angka itu di luar dari pengamanan yang bersifat spesialis seperti Jihandak serta pengamanan yang dilakukan panitia dan pengamanan partisipatif yang dilakukan oleh organisasi underbow Partai yang terlibat dalam hajatan.
Jika semua dihitung detail, lanjutnya, maka bisa tercapai angka 3.000 orang. Adapun jumlah undangan untuk acara Ijab Kabul dipublikasikan sekitar 1.000 orang.
"Jadi, jika jumlah personil pengamanan di bagi jumlah undangan, maka rata-rata tiap undangan dijaga oleh 3 orang. Dari banyak personil dan lengkapnya persenjataan sulit untuk dipercaya jika pengamanan itu dikerahkan untuk mengantisipasi aksi demo. Jumlah dan kelengkapan itu layaknya dikerahkan untuk menghadapi pertempuran bersenjata," paparnya.
Dan jika dihitung kasar rata-rata biaya mobilisasi, akomodasi dan konsumsi per orang per hari sebesar Rp 100.000, lanjutnya lagi, maka untuk pengamanan selama 2 hari Rp 600.000.000 anggaran pengamanan yang dikeluarkan.
Sementara tingkat ancaman bahaya yang dihadapi, Mustar menegaskan, hanya poster dan spanduk dari warga negara yang juga mencintai bangsa ini dengan sudut pandang yang berbeda dari sudut pandang penguasa.
Berita Terkait