Haji 2011

Melempar Tiga Jamarat

HARI-hari penantian dan menjelang melaksanakan wajib haji, Mekah sangat padat.


Oleh : H Abdul Kadir Husein*

HARI-hari penantian dan menjelang melaksanakan wajib haji, Mekah sangat padat. Kota Mekah menjadi lautan manusia, berjuta- juta umat tumplek di sini. Inilah membuktikan kebesaran Allah SWT. Mereka dari berbagai kalangan, tingkatan dan ras menyatu di sini. Tidak ada si miskin, tidak ada si kaya, semua sama di hadapan Allah SWT.
Seluruh jamaah asal Indonesia sudah terkonsentrasi di Mekah, kecuali beberapa jamaah ONH Plus. Petugas-petugas kita yang berada di Madinah mulai tanggal 3 November ditarik semuanya ke Mekah, untuk selanjutnya didistribusikan ke Mekah, Arafah dan Madinah. Mereka akan melaksanakan tugasnya masing- masing sesuai dengan daerah kerjanya (daker).
Hal yang tidak kalah sibuknya juga dilakukan jamaah dari negara lain, kendati Masjidil Haram telah diperluas untuk dapat salat berjamaah di dalamnya, namun demikian  kita harus rela datang satu jam sebelum azan, kalau mau mendapat tempat yang nyaman. Kalau tidak kita hanya akan kebagian di halaman masjid dan berimpit dengan jamaah lainnya yang telat. Lagi pula tempatnya tidak senyaman di dalam.
Sampai hari ini, Alhamdulillah jamaah kloter 1,2, 3 dan 23 embarkasi Batam (Kota Jambi, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjab Barat, dan Tanjab Timur) dalam kondisi baik, sehat walafiat. Begitu juga dengan jamaah yang berangkat melalui Padang atau embarkasi Padang, semuanya mulai menahan diri dari aktivitas yang melelahkan atau menguras energi, seperti kegiatan umrah sunat. Soalnya, persiapan wukuf tanggal 8 November.
Barangkali perlu juga saya laporkan bahwa, pada 4 November jamaah mulai bergerak ke Padang Arafah, lantas 5 November wukuf,  dan dianjutkan 6 November melempar jumratul aqobah. Sedangkan tanggal 7 dan 8 November melempar tiga jamarat.
Untuk kegiatan ini jamaah diharapkan dalam kondisi fisik yang fit, makanya marilah kita berdoa bersama-sama agar segenap jamaah Jambi dalam kondisi sehat hingga selesai tahapan-tahapan hajinya dan menjadi haji yang mabrur.
Setelah melaksanakan tahapan-tahapan haji tersebut semua jamaah haji akan berangkat ke Arafah khusus Kolter 1 Batam, karena jadwal pemulangan sangat dekat dengan kegiatan Arafah dan Mina. Atau lazim disebut dengan akan melaksanakan Nafarawal.
Artinya pulang ke Mekah lebih cepat satu hari,  yaitu tanggal 8 November sudah berada di Mekah. Mengingat pada 9 November sudah melaksanakan penimbangan barang, dilanjutkan tanggal 10 sudah bertolak ke Jeddah, dan seterusnya tanggal 11 November dari Jeddah terbang ke Batam, dan mudah-mudahan 13 November jamaah sudah berada di Jambi.
Memang jamaah haji yang berangkat lebih dulu, terutama kelompok terbang (kloter) 1 embarkasi Batam pulang lebih dulu. Tahun ini Alhamdulillah jamaah haji asal Jambi diberi kehormatan diberangkarkan menurut jadwal kloter 1. Ini adalah untuk yang pertama bagi Jambi. (jun)

*Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi

Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved