Riau Peringkat Sembilan Kasus HIV/AIDS
TRIBUNJAMBI.COM ‑ Data terkini menunjukkan, Provinsi Riau berada pada peringkat sembilan nasioal untuk jumlah kasus HIV/AIDS.
TRIBUNJAMBI.COM, PEKANBARU ‑ Data terkini menunjukkan, Provinsi Riau berada pada peringkat sembilan nasioal untuk jumlah kasus HIV/AIDS, yakni dengan ditemukannya 1252 kasus.
"Hingga Juli 2011 lalu, kami menemukan 652 kasus HIV dan 600 kasus AIDS," ungkap Kepala Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau, Agus Libert kepada ANTARA, di Pekanbaru, Senin (10/10).
Ia menjelaskan juga, sejauh ini kasus HIV dan AIDS memang terus meningkat, terutama di Pekanbaru, yang dikatakannya tertinggi dibanding daerah lain di lingkup provinsi tersebut.
"Secara nasional, Papua masih di urutan pertama terbanyak pengidap HIV dan AIDS, disusul Jawa Barat dan Jawa Timur. Sementara Provinsi Riau berada diposisi sembilan terbanyak Nasional," ungkapnya.
Sementara di Pekanbaru (ibukota Provinsi Riau), kini ditemukan pengidap HIV sebanyak 262 kasus dan AIDS 359 kasus.
"Dengan jumlah ini, Kota Pekanbaru menjadi daerah yang rawan dalam penularan HIV dan AIDS," ujarnya.
Itu terjadi, menurutnya, bisa saja karena Pekanbaru merupakan kawasan kota yang sedang berkembang, dan bakalan menjadi salah satu kota metropolitan di Sumatra.
"Jadi wajar saja Pekanbaru dengan kasus tertinggi untuk HIV maupun AIDS," jelasnya.
Sesudah Pekanbaru, di urutan kedua bercokol Kabupaten Bengkalis sebagai daerah paling besar jumlah kasus temuan HIV dan AIDS. Yakni, dengan jumlah kasus 104 HIV dan 34 AIDS.
"Bengkalis itu merupakan daerah Kepulauan yang sangat beresiko tinggi penularan HIV dan AIDS, mengingat banyak pelabuhan yang merupakan tempat transaksi seks. Pengunjungnya pun macam‑macam, baik itu dari luar maupun dalam negeri," paparnya.