TribunJambi/

Jelang Ramadan

Harga-harga di Pasar Naik

TRIBUNJAMBI.COM - Harga-harga kebutuhan bahan pangan pokok di Pasar Anyar, Tangerang, sudah mengalami kenaikan.

Harga-harga di Pasar Naik
net
TANGERANG, TRIBUNJAMBI.COM -  Harga-harga kebutuhan bahan pangan pokok di Pasar Anyar, Tangerang, sudah mengalami kenaikan. Meski bulan suci Ramadhan masih setengah bulan lagi, sejumlah pedagang sudah menaikkan harga.

Murlan (55), yang berdagang bersama istrinya, mengatakan, harga telur, gula putih, kentang, wortel, dan tomat mengalami kenaikan cukup tinggi. Telur paling drastis, dari Rp 15.000 per kilogram, sekarang sudah Rp 17.000 per kg. Gula putih yang bagus dari Rp 9.500 per kg sekarang sudah Rp 10.000 per kg.

"Nih juga, kentang juga lumayan naiknnya, dari Rp 8.000 per kilogram, sekarang sudah Rp 10.000 per kilogram. Tomat dan wortel sama, tadinya per kilogramnya Rp 2.000, sekarang sudah Rp 5.000 per kilogram," kata Murlan, Sabtu (16/7/2011), yang mengaku sudah berdagang di Pasar Anyar Tangerang sejak 25 tahun lalu.

Hal senada dikatakan Laila (26), penjual daging. Menurut dia, daging sapi yang tadinya Rp 60.000 per kg, kini sudah Rp 65.000 per kg. Daging ayam yang tadinya Rp 24.000 per ekor, kini naik menjadi Rp 28.000.

"Harga naik terhitung sudah dua minggu belakangan ini, dan akan naik terus ke depannya," ujar Laila sembari mengusir lalat yang hinggap di tumpukan daging ayam jualannya.

Menanggapi kenaikan harga-harga pangan pokok, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Tangerang Marioris Namaga mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang sudah mengadakan rapat mengenai terjadinya kenaikan harga itu, tiga hari lalu.

"Nantinya akan ditindaklanjuti, seperti akan ada operasi sidak pasar. Selain itu, kami juga akan memasok segala jenis kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat lebih banyak lagi," katanya.

Marioris mengatakan, penjual tidak boleh memanfaatkan peluang ini untuk menaikkan harga barang seenak mereka. "Pedagang jangan mengambil untung terlalu banyak karena penjual dan pedagang saling membutuhkan," ujar Marioris.

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help