Warga Bungo Beli BBM ke Dharmasraya
TRIBUNJAMBI.COM - Susah mendapatkan BBM, Warga di kabupaten Bungo dan Tebo mencari minyak bersubsidi ke provinsi tetangga.
Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
MUARA BUNGO, TRIBUNJAMBI.COM - Susahnya mendapatkan bahan bakar minya (BBM) di kabupaten Bungo dan Tebo, membuat warga dua kabupaten itu mencari minyak bersubsidi ke provinsi tetangga. Warga Bungo dan Tebo memilih membeli BBm ke Kabupaten. Dharmasraya (sumbar).
Berbondong-bondongnya warga Bungo dan Tebo ke Dharmasraya untuk mendapatkan BBM diakui oleh warga bungo yang telah menetap di Dharmasraya.
Muhammad Syam saat dihubungi Tribun via telpon, senin (27/6) mengakui, bahwa di Dharmasraya kini juga telah merasakan sulitnya mendapatkan BBM. Penyebabnya, dikarenakan banyaknya warga Bungo dan tebo membeli BBM ke kota tersebut.
"Memang banyak warga bungo dan tebo yang beli minyak ke sini (dharmasraya-red)," kata syam.
Diungkapkannya, warga bungo dan tebo tersebut yang datang membeli BBm pada umumnya mereka menggunakan galon dengan jumlah yang banyak.
"Mereka gunakan galon, dan bayar juga dengan harga lebih tinggi," ujarnya.
Katanya, adanya warga luar yang sengaja membeli BBM tersebut, disesali oleh warga setempat. Pasalnya di SPBU disana kini juga telah terjadi antre.
"Ya, banyak warga yang kesal, karena terjadi antrian di SPBU, karena warga bungo dan tebo banyak yang datang," sebutnya.
Diungkapkanya, kekesalan warga diperparah yang disebabkan oknum petugas SPBU di Dharmasraya kini lebih mementingkan warga Bungo dan Tebo ketimbang warga disana. Hal ini dikarenakan setiap satu galon yang dibeli warga luar tersebut harganya dilebihkan.
"Mereka (warga bungo) bayar lebih tiap beli BBM. Untuk satu galon diluar harga bensin kepada petugas mereka juga ngasih uang sebesara Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu," ungkapnya.(pit)