Rabu, 10 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Puluhan Ayam Mati Mendadak

MUARA BULIAN, TRIBUNJAMBI.COM- Flu burung, atau avian influenza (H5N1) semakin mewabah di Kecamatan Muara Bulian.

Tayang:
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Jambi, Suang Sitanggang
MUARA BULIAN, TRIBUNJAMBI.COM- Flu burung, atau avian influenza (H5N1) semakin mewabah di Kecamatan Muara Bulian. Setelah Kelurahan Sridadi dinyatakan positif flu burung, kini hal yang sama terjadi di Desa Simpang Terusan. Puluhan ayam mati mendadak di Desa itu dan positif flu burung.

Informasi yang dihimpun Tribun, kejadian ayam mati mendadak terjadi di RT 04 Desa Simpang Terusan. Kejadian tersebut terjadi dalam tiga hari belakangan ini. Ayam yang pertama kali mati merupakan milik warga yang melepasliarkan ayamnya, dan hanya memasukkannya ke kandang pada malam hari.

Setelah kematian pertama itu, kematian mendadak lainnya terjadi pada ayam lain. Bukan hanya dialaminya sendiri, tapi juga menyebar ke ayam tetanggannya, yang berdekatan dengan rumah pemilik ayam yang pertama terserang flu burung. Hingga kemarin sore, telah 35 ekor ayam yang mati disana.

Cut Husein, Tim reaksi cepat tanggap flu burung, yang melakukan investigasi atas kematian ayam secara mendadak di desa tersebut, saat dikonfirmasi Tribun mengakui ayam disana mati akibat serangan avian influenza.  Sudah saya cek menggunakan alat tes, dan hasilnya positif flu burung,” kata Cut Husein kepada Tribun, Jumat (13/5).

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan di lapangan, ayam tersebut selama ini dilepasliarkan mulai pagi hingga sore, dan baru dimasukkan ke kandang pada malam hari. Ayam itu, katanya, mencari makan di sekitar pekarangan rumah tersebut.

Sanitasi lingkungan disana kurang baik. Ayam banyak yang makan dan minum di parit-parit. Hal itu membuat virus flu burung menyebar dengan sangat cepat,” ucapnya. Pola pemeliharaan unggas itu dinilainya kurang baik, sehingga membuat ayam dengan mudah terserang berbagai penyakit.

Besok (hari ini), katanya, pihaknya akan melakukan penyemprotan disana, untuk mencegah penyebaran flu burung.  Langkah awalnya memberikan bimbingan kepada masyarakat, agar ayam mereka tidak lagi dilepasliarkan. Saya sudah minta supaya semua ayam yang masih hidup segera dikandangkan. Setelah itu kami lakukan penyemprotan kandang, ” tuturnya.

Sementara itu, di Kelurahan Sridadi, ayam mati mendadak masih terus terjadi.  Kemarin masih ada yang bilang ayamnya mati mendadak, tapi hari ini belum ada laporan kepada saya. Belum bisa saya pastikan apakah hari ini masih ada yang mati atau tidak,” kata Aditya, Ketua RT 11 Kelurahan Sridadi.

Ia menyebut, jumlah ayam yang mati berdasarkan yang dilaporkan oleh warga kepadanya sudah diatas 60 ekor, mulai dari yang berukuran kecil hingga yang sudah menjadi induk. Bersama dengan tim reaksi cepat penanggulangan flu burung, kemarin mereka melakukan penyemprotan di sekitar kandang ayam.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved