Teror Bom

Mabes Polri: P Bukan Sutradara

JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam

Mabes Polri: P Bukan Sutradara
TWITTER via reWcuZ
Police line dipasang di sekitar Masjid Mapolresta Cirebon, Jumat (15/4/2011) setelah sebuah bom bunuh diri meledak dan melukai puluha orang jemaah masjid yang sedang menunaikan salat Jumat.
JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam menepis pemberitaan yang menyebutkan P adalah seorang sutradara film profesional. Polri menetapkan P sebagai salah satu otak bom buku dan bom Serpong dari 19 pelaku yang saat ini sudah diamankan Mabes Polri.

"Dia (P) sebenarnya bukan sutradara, tapi pernah membuat film untuk dia sendiri. Artinya, film yang dia kerjakan itu film dokumenter," jelas Anton kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/41).

Mabes Polri mengungkapkan, para pelaku pemboman yang saat ini sudah ditangkap berencana untuk membuat film peledakan bom di Gereja Christ Cathedral, Serpong, Tangerang, Banten. Menurutnya, rencana tersebut akan dipimpin oleh P.

"Mereka akan rekam jika bom itu meledak. Mereka akan buat film, dan akan mereka siarkan," ujar Anton.

Ihwal kemungkinan P merupakan salah satu pendana dalam aksi teror tersebut, Anton tidak menjelaskan lebih lanjut. Menurutnya, saat ini penyidik Polri masih mendalami kasus tersebut.

"Belum, kita masih terus mendalami ini. Ini kan baru dua hari. Mungkin nanti seminggu kedepan bisa kita umumkan semuanya," imbuhnya.

Seperti diberitakan, Mabes Polri telah menetapkan 19 orang tersangka terkait kasus bom buku, bom bunuh diri di Cirebon, serta bom di Gading Serpong. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai, mengungkapkan adanya keterkaitan antara pelaku bom buku dan bom di Gading Serpong. Pelaku di balik bom di Gading Serpong adalah orang yang merancang teror bom buku.(*)

Editor: giri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help