Teror Bom

Mobil Masuk Tungkal Diperiksa Polisi

TUNGKAL, TRIBUNJAMBI.COM - Maraknya kiriman paket mencurikan yang terjadi akhir

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Berman Sibuea

TUNGKAL, TRIBUNJAMBI.COM - Maraknya kiriman paket mencurikan yang terjadi akhir-akhir ini menyebabkan seluruh pengendara sepeda motor, dan mobil yang masuk, dan keluar dari Kota Kuala Tungkal diperiksa. 

 Pemeriksaan dilakukan melalui metal detektor untuk mengetahui, apakah ada barang maupun paket yang mencurigakan. Setiap kendaraan yang melintas, diminta untuk berhenti sembari menunjukkan barang bawaannya. 

 "Kita periksa semua melalui razia yang digelar untuk mengetahui apakah ada paket yang mencurigakan," kata Kapolres Tanjabbar AKBP Mintarjo melalui kabag Ops Kompol Eddy Anwar, Selasa (21/3). 

 Razia, lanjutnya akan digelar selama empat hari berturut-turut. Hari pertama razia digelar di jalan lintas Tungkal-Jambi, tepatnya di desa Pembengis sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam razia yang digelar malam Selasa (20/3) itu, pihaknya tidak menemukan adanya barang yang mencurikan. 

 Selain jalan lintas Tungkal-Jambi, operasi sama juga akan digelar di perbatasan Jambi-Riau, tepatnya di di wilayah Tungkal Ulu, selanjutnya aparat polisi yang terdiri dari 67 personil akan menggelar razia di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Merlung, dan Kecamatan Tebing Tinggi. 

 "Sebanyak 67 personil yang kami libatkan dari seluruh jajaran, wilayah perbatasan akan menjadi prioritas kami," katanya. 

 Jalur masuk melalui laut juga tidak luput dari razia, utamanya para pendatang yang berasal dari Pulau Batam. Pihaknya juga akan memeriksa setiap kendaraan ekspedisi yang mengantar, dan mengirim barang dari, dan ke Kuala Tungkal

 "Razia juga untuk mengantisipasi pencurian sepeda motor, dan razia ini sudah merupakan instruksi Kapolri," katanya. 

Selain menggelar razia pasca-mencuatnya isu kiriman paket bom, Polres Tanjabbar menjalankan operasi Dian Siginjai yang akan selesai pada akhir Maret 2011. Sasarannya untuk mengantisipasi maraknya oknum penimbunan bahan bakar minyak. 


 Selama operasi Dian Siginjai, polisi menemukan tiga titik yang dijadikan sebagai lokasi penimbunan bahan bakar minyak yakni di Desa Makmur Jaya dengan barang bukti sebanyak empat jeriken solar, di Desa Pematang Lumut empat jeriken bensin, dan delapan jeriken solar, dan di Kecamatan Tebing Tinggi sembilan jeriken bensin. 

Penulis: berman
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help